Kegiatan General Meeting and Annual Conference OIC-CERT 2018 kali ini mengusung tema “Cyber Threats to the Public: Social Networks and Mobile Apps”. Agenda pertemuan kali ini terdiri dari Board Committee meeting, penyampaian laporan kegiatan organisasi, pemilihan anggota Board Committee dan penetapan Chair / Deputy Chair utk periode 2018-2020. Kemudian dilanjutkan dengan event conference dan technical workshop untuk membahas berbagai isu dan update terkait cybersecurity serta berbagai best practice antar CERT negara-negara OKI.
Dalam forum tersebut Indonesia diwakili oleh BSSN. Delegasi yang hadir adalah Deputi Penanggulangan dan Pemulihan BSSN-Asep Chairuddin, Direktur Penanggulangan dan Pemulihan Pemerintah BSSN-Daddy Estoe Widodo, Deputy of Interagency Collaboration ID-SIRTII-Muhammad Salman, dan Sandiman Muda BSSN, Ina Werdyaningrum.
Indonesia bersama dengan Oman, Malaysia, Mesir, UEA, Iran dan Azerbaijan merupakan anggota Board Committee sejak tahun 2013 dengan Malaysia sebagai Permanent Secretariat. Pada OIC-CERT ke-9 ini, Indonesia terpilih menjadi Deputy Chair periode 2018-2020, sedangkan untuk Chair tetap dipercayakan kepada Oman. Hingga saat ini OIC-CERT beranggotakan 25 negara, ditambah dengan anggota professional dan komersial
Pada forum OIC-CERT ini Deputi Penanggulangan dan Pemulihan BSSN-Asep Chairuddin selaku pimpinan delegasi memaparkan Cybersecurity Strategy in Facing Global Threats Indonesia. General Meeting and Annual Conference ini kemudian ditindaklanjuti dalam bentuk kerjasama antar negara. Posisi Indonesia sebagai Deputy Chair sangat strategis untuk membangun kerjasama cybersecurity internasional dan untuk memperkuat ketahanan cybersecurity di masa mendatang.
(Sumber: Bssn)