by

Program E2L-MAP : DKPP AKHIR PEKAN MEDIO SEPTEMBER XXI

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Kepulauan Talaud Drs. Melksion Saweduling, M.M., M.E. menghadiri kegiatan Penyuluhan Reforma Agraria Pemberdayaan Masyarakat di Kab. Kepl. Talaud yang disponsori oleh Kantor Badan Pertanahan Nasional/Agraria dan Tata Ruang (BPN/ATR) Kepulauan Talaud, sekaligus menjadi narasumber pada acara tersebut.

Diketahui bahwa giat penyuluhan terkait pemberdayaan masyarakat dan agraria ini turut pula melibatkan Bapelitbang Kab. Kepl. Talaud dan dilaksanakan di Balai Pertemuan Masyarakat Desa Daran Utara, Kecamatan Pulutan pada hari Jumat, 17 September 2021.

Sesudahnya Kadis bersama tim DKPP dengan didampingi Kepala Desa Daran, Noldy Gedoan melakukan kunjungan peninjauan ke lokasi kebun salah satu petani hortikultura yang terbilang sukses dan terus konsisten dengan usaha tani atas nama Paulus Sapo.

Di tengah kebun seluas 2,6 Hektar yang ditanami dengan pelbagai komoditi siap panen, Kadis Saweduling memberikan apresiasi khusus kepada petani yang satu ini atas prakarsa dan semangatnya dalam mengelola dan mengembangkan usaha pertanian di sektor tanaman hortikultura.

“Atas nama Pemerintah Daerah, saya nyatakan rasa salut dan bangga kepada petani yang senantiasa gigih berusaha dan telah berkontribusi terhadap pertanian dan ketahanan pangan di bumi Porodisa, walaupun itu dilakukan secara swadaya dan mandiri tanpa menunggu datangnya bantuan dari pemerintah, ini sungguh luar biasa”, ucap Saweduling.

Senada dengan Kadis DKPP, Kades Noldy Gedoan turut mengiakan eksistensi dari petani Paulus Sapo yang selama ini terkenal ulet dan tekun bercocok tanam sayur mayur dan rempah-rempah. Dia mengatakan bahwa secara rutin stok sayur dan rempah di pasar Beo dipasok dari hasil kebun petani asal Desa Daran dan Pak Paulus adalah salah satu pemasok utama dalam hal ini.

Saya sudah lama menekuni usaha tani di sektor hortikultura secara swadaya dan puji Tuhan berhasil. “Kuncinya ketekunan dan serius atau fokus berusaha niscaya Tuhan berkati dengan keberhasilan setimpal dengan usaha yang kita lakukan”, kata petani Sapo yang kesehariannya juga dikenal religius.

Dari peninjauan tim DKPP terlihat beberapa jenis komoditi unggulan yang sedang diusahakan di lahan kebun diantaranya, ketimun, terong, pare, kacang panjang, kacang tanah, talas dan cabe.

Di akhir perjumpaan, baik Sapo maupun Kades Daran menitipkan harapan kepada Pemerintah Daerah sekiranya berkenan memerhatikan keberadaan nasib masyarakat petani di wilayah mereka melalui prasarana jalan produksi untuk membuka akses petani menuju kebun sebagai sentra produksi. (oping Mona)

Comment

Leave a Reply

News Feed