by

Bupati & Wabup Talaud Berharap “Mati Lampu Tidak Ganggu Sahur Warga Muslim”

Persiapan untuk sahur warga muslim di Melonguane terhambat akibat pemadaman listrik yang dilakukan PLN.

Wakil Bupati mengatakan pemadaman listrik yang dilakukan pihak PLN sangat menghambat menyiapkan makanan menjelang waktu sahur.

Dia mengatakan sekitar pukul 02.00 tiba-tiba listrik padam sehingga menghambat persiapan atau penyediaan makanan untuk sahur. “Kami minta Manajer PLN Melonguane, agar memperhatikan waktu umat Islam menunaikan ibadah Ramadhan sehingga tidak melakukan pemadaman listrik secara tiba-tiba, terutama saat dini hari,” kata MAP

“Jangan memadamkan listrik saat bulan suci Ramadhan, terutama saat makan sahur karena waktunya dini hari sehingga butuh penerangan yang baik,” tambah MAP.

Karena ini merupakan moment bulan suci, kiranya pihak PLN sudah dapat mengantisipasi jika pemadaman karena masalah klasik. Lain halnya dengan gangguan alam mungkin tidak dapat diantisipasi.

“Sekiranya pemadaman listrik hendaklah diantisipasi sehingga tidak menghambat pelaksanaan ibadah Ramadhan,” tegasnya mengahiri.

Sementara itu, Manager PLN ULP Melonguane Affandy Poli memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Ia mengatakan pemadaman yang terjadi disebabkan karena gangguan alam dan peralatan di jaringan.

“Gangguan berulang (permanen) masih terjadi, kami masih berupaya melakukan pengecekan dan perbaikan dengan mengganti peralatan-peralatan yang dicurigai penyebab gangguan. Saat ini kami sementara melakukan manufer sistem, mudah-mudahan dapat mengatasi kendala yang terjadi 2 hari tearakhir ini. Untuk itu kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,” ungkap Affandy Poli mengakhiri. (om)

Comment

Leave a Reply

News Feed