Jokowi memang “getol” meresmikan proyek-proyek infrastruktur dan menunjukkan pembangunan di desa-desa. Berkat dana desa, pembangunan di desa-desa berjalan baik dan cepat, sehingga tercipta lapangan kerja.

Jokowi menyebutkan sejumlah pembangunan desa dan infrastruktur di era pemerintahannya. Pembangunan tersebut, kata Presiden, terus dilakukan guna mampu bersaing dari negara lain.

“Jalan tol, bandingkan dengan negara lain. Jalur kereta api, bandingkan dengan negara lain. Pelabuhan, airport bandingkan, kita lebih baik atau lebih tidak baik. Iya (lebih baik), baru sekarang ini kita bangun-bangun terus kan,” kata Jokowi.


Efek pembangunan desa dan infrastruktur terbilang besar. Berdasarkan survei yang Indikator Politik Indonesia pada 17-24 September 2017, 68,3 persen masyarakat menyatakan puas dengan kinerja pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla.

Persentase keyakinan atas kepemimpinan Jokowi pun, menurut survei itu, mencapai 72,6 persen.