by

Jenderal Polisi (Purn) Prof. Dr. Budi Gunawan, SH., M.Si. “Sosok Komunikator Handal Indonesia”

Jenderal Polisi (Purn) Prof. Dr. Budi Gunawan, SH., M.Si. Kepala Badan Intelejen Negara masa jabatan 9 September 2016-Sedang Menjabat , Kabinet Kerja.

Tugas Kepala BIN :


• Memimpin BIN sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

• Menyiapkan kebijakan nasional dan kebijakan umum sesuai dengan tugas BIN.

• Menetapkan kebijakan teknis pelaksanaan tugas BIN yang menjadi tanggung jawabnya.

• Membina dan melaksanakan kerja sama dengan instansi dan organisasi lain.

Jenderal Polisi (Purn) Prof. Dr. Budi Gunawan, SH., M.Si.  lulusan Akpol 1983 dan merupakan lulusan terbaik peraih penghargaan Adhi Makayasa dan pernah menjabat sebagai Ajudan Presiden RI pada masa pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri pada 2001-2004.

Pernah menjabat sebagai Kepala Lembaga Pendidikan Polri yang membawahi lembaga-lembaga pendidikan, seperti Akademi Kepolisian, Sekolah Staf dan Pimpinan Polri, Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) dan lainnya.

Riwayat Jabatan:
– Ajudan Presiden RI Megawati Soekarnoputri (2001-2004)
– Karobinkar SSDM Polri (2004-2006)
– Kaselapa Lemdiklat Polri (2006-2008)
– Kapolda Jambi (2008-2009)
– Kadiv Binkum Polri (2009-2010)
– Kadiv Propam Polri (2010-2012)
– Kapolda Bali (2012)
– Kalemdiklat Polri – Kepala Badan Intelejen Negara (2016-Sekarang)

Mengenal Lebih Dekat Sosok Jenderal Polisi (Purn) Prof. Dr. Budi Gunawan, SH., M.Si. “BG”


1. Jenderal Polisi (Purn) Prof. Dr. Budi Gunawan, SH., M.Si. Bagian dari Lembaga Negara

Jenderal Polisi (Purn) Prof. Dr. Budi Gunawan, SH., M.Si. mampu menjadi jembatan yang sangat penting di era kepemimpinan Joko Widodo. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto.

Menurut Hasto, kehadiran Jenderal Polisi (Purn) Prof. Dr. Budi Gunawan, SH., M.Si. merupakan sebagai bagian dari lembaga negara yang ikut memantau jalannya Pemilu serentak 2019. Dia menilai wajar pria yang akrab disapa BG itu hadir dalam pertemuan tersebut.

“Sejak awal kan namanya seluruh badan-badan negara itu kan juga punya tanggung jawab pasca pemilu untuk membangun semua suasana kondusif agar suasana betul-betul dapat membangun sebuah rasa ketentraman tapi juga optimisme ke depan,” kata Hasto di kediaman Megawati, Rabu, 24 Juli 2019.

Hasto menjelaskan, posisi BG selaku Kepala BIN adalah sebagai lembaga yang mendukung proses dialog antara satu sama lain.

“Berarti itu juga dilakukan setelah KPU tetapkan secara resmi hasil perolehan suara paslon dari situlah proses dialog itu dilakukan,” ungkap Hasto.


2. Jenderal Polisi (Purn) Prof. Dr. Budi Gunawan, SH., M.Si. Komunikator Politik Handal

Setelah sukses mempertemukan Jokowi dan Prabowo di Stasiun MRT, Jenderal Polisi (Purn) Prof. Dr. Budi Gunawan, SH., M.Si. pun berhasil mempertemukan Megawati dan Prabowo pada Rabu, 24 Juli 2019.

Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra, Arief Poyuono mengungkapkan peran Kepala BIN dalam pertemuan Prabowo Subianto dengan Megawati Soekarnoputri. Menurut dia, Jenderal Polisi (Purn) Prof. Dr. Budi Gunawan, SH., M.Si. merupakan komunikator politik berkelas.

“Di MRT pertemuan Prabowo-Joko Widodo juga ada Mas BG sang komunikator politik berkelas yang sudah tidak diragukan kemampuannya menjembatani adanya dialog antarpemimpin nasional,” ujar Arief di Jakarta.



3. Pencair Suasana
Sudah tidak diragukan lagi bahwa Jenderal Polisi (Purn) Prof. Dr. Budi Gunawan, SH., M.Si. dapat mempersatukan elite politik yang pada waktu itu tercerai berai .

Waketum Partai Gerindra Arief Poyuono mengatakan, Jenderal Polisi (Purn) Prof. Dr. Budi Gunawan, SH., M.Si. itu ibarat penyejuk di tengah situasi Indonesia yang panas.

“Mas BG ini benar benar oase di padang gurun pasir politik Indonesia yang mencairkan suasana,” puji Arief.


Comment

Leave a Reply

News Feed