by

Hillary Brigitta Lasut, SH, LLM “Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Wilayah Perbatasan NKRI”

Bintangplus.com, Talaud – Di era milenial saat ini, ada banyak tantangan kebangsaan yang muncul. Seperti, melemahnya rasa toleransi dalam keberagaman, demoralisasi generasi muda bangsa, memudarnya identitas dan karakteristik bangsa, masih tingginya kesenjangan sosial, hingga masalah ancaman kedaulatan negara di tengah cengkeraman hegemoni ekonomi-politik dunia.

“Untuk itu dibutuhkan terobosan yang disertai kesadaran kebangsaan. Salah satu di antaranya adalah kembali kepada jati diri bangsa. Apalagi kita yang berada di wilayah-wilayah perbatasan NKRI. Jangan sampai memudar karakteristik kita bangsa Indonesia. Di mana Pancasila adalah dasar dan landasan ideologi serta pemersatu kita bangsa Indonesia,” kata Hillary Brigitta Lasut (HBL) SH, LLM dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Kota Melonguane Kabupaten Kepulauan Talaud selasa (22/9).

Kemudian, kata HBL, ada Undang-Undang Dasar Negara Republik tahun 1945 sebagai landasan konstitusional; Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai konsensus yang harus dijunjung tinggi serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai pemersatu.

Hillary juga mengingatkan, memasuki New Normal kiranya masyarakat Kabupaten Kepulauan Talaud terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dengan saling menolong sesama. “Jangan sampai kita jadi seperti di tempat lain yang menolak pasien bahkan mengucilkan keluarga pasien Covid-19. Masyarakat Indonesia dari dulu sudah terkenal dengan tepo seliro atau tenggang rasa,” ungkapnya.

“Tepo Seliro itu sikap menjaga hubungan baik dalam kehidupan sehari-hari tanpa melihat latar belakang atau identitasnya untuk saling menghormati dan tolong-menolong,” pungkas Anggota Komisi 1 DPR RI ini.

Comment

Leave a Reply

News Feed